Dinas Kesehatan, Pengaturan Warga dan Keluarga Merencanakan Propinsi Papua tengah melangsungkan On the Job Pelatihan (OJT) Program HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Aula BKD Kabupaten Deiyai, Senin, (28/4/2025).
Giat OJT ini dituruti l semua pengurus program HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dari RSUD Deiyai dan semua Puskesmas di daerah itu sepanjang 3 hari, yaitu 28-30 April 2025.
Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengaturan Warga dan Keluarga Merencanakan Propinsi Papua tengah, Yenice Derek menjelaskan, aktivitas OJT ini benar-benar vital, karena mempunyai tujuan tingkatkan kemampuan tenaga medis dalam service program HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM).
“Ini menjadi sisi penting dalam perkuat servis kesehatan dasar pada tingkat Puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Deiyai, sekalian memberikan dukungan usaha kita bersama dalam merealisasikan eliminasi HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Papua tengah,” kata Yenice.
Menurut Yenice, kasus HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Papua tengah tinggi sekali. Oleh karenanya, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dalam pengatasan pasien setiap sarana kesehatan.
Yenice mengharap, beberapa peserta bisa ikuti aktivitas OJT ini dengan benar-benar, aktif berunding, dan mengaplikasikan pengetahuan yang didapat dalam servis di sarana kesehatan masing-masing. Karena kesuksesan program ini benar-benar tergantung pada kapabilitas dan loyalitas kita di atas lapangan.
“Atas nama Bapak Kepala Dinas Kesehatan Papua tengah, aku sampaikan terima kasih dan animo setingginya ke Pemerintahan Kabupaten Deiyai, terutama ke Bapak Bupati dan Wakil Bupati dan semua barisan, atas support dan kerja sama di dalam penyelenggaraan aktivitas ini,” kata Yenice.
Pembukaan OJT ini didatangi secara langsung Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, Wakil Bupati Kabupaten Deiyai Ayub Pigome, Sekda Deiyai Elimelek Edowai, Pendamping III Setda Deiyai Yulianus Madai, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai Mando Mote, S.IP, Direktur Rumah Sakit Deiyai, dr. Aris,dan Ketua KPA Deiayai Maximus Pigai.