Meraih kemenangan di Pemilihan kepala daerah Deiyai, Melkianus Mote Masih tetap Dampingi Suara di MK
DEIYAI – Calon Bupati Deiyai Melkianus Mote masih tetap akan menjaga proses tuntutan ke Mahkamah Konstitusi ( MK ) yang disodorkan oleh satu diantara pasangan calon. Ia yang berpasangan dengan Ayub Pigome itu ingin pastikan supaya suara yang telah diberi pada pemilihan kepala daerah lantas masih tetap bisa dijaga karena adalah murni suara masyarakat. Sekedar diketahui, pasangan calon nomor urut 4 Melkianus Mote-Ayub Pigome memenangi Pemilihan kepala daerah Deiyai 2024 dengan perolehan support 28.057. “Jika sekarang ini ada faksi yang melontarkan tuntutan ke MK itu kita hargai dan menghargai karena itu adalah sisi dari hak yang disiapkan oleh negara,” kata Meki ke reporter, Senin (16/12/2024). “Meksi begitu kami akan pastikan supaya proses di MK ini dapat jalan dengan terbuka dan professional hingga suara masyarakat dapat benar-benar dijaga,” tambahnya.
Sesudah diputuskan sebagai juara oleh KPUD Kabupaten Deiyai, Meki ajak semua pesaing atau musuh politik untuk gabung bersama dalam konsolidasi Enaimoo Ekowai untuk Deiyai (Gotong Royong Membuat Kabupaten Deiyai). Dianya yakini pembangunan Kabupaten Deiyai di depan harus dilaksanakan dengan bersama lewat keterkaitan seluruh pihak. “Kontestasi pemilihan kepala daerah ialah proses demokrasi yang sudah pasti ada yang kalah dan ada yang menang. Jika kami ini kali mendapatkan amanat dari warga itu kami kira sebagai amanah yang tidak membuat kami jemawa, tapi masih tetap merengkuh seluruh pihak termasuk lawan-lawan politik untuk berpadu bersama kami membuat Kabupaten Deiyai di depan,” paparnya. Selanjutnya ia menjelaskan, pasangan calon yang terturut dalam Pemilihan kepala daerah Deiyai ialah putra-putra terbaik yang mempunyai tekad dan kekuatan dan sumber daya yang bagus. Karenanya, ia yakini momen sesudah pemilihan kepala daerah harus menjadi peristiwa rekonsiliasi untuk melihat masa datang.
“Kami mempunyai tagline Enaimoo Ekowai untuk Deiyai yang maknanya kerja bersama atau mungkin bergotong-royong membuat Deiyai. Karena itu sudah pasti kami ajak makin banyak putra-putri terbaik asal Deiyai turut dengan kami memberikan andilnya dalam membuat Deiyai lima tahun di depan. Dengan kerjasama ini aku yakini perkembangan semakin lebih cepat kita capai,” katanya. Seterusnya, dengan persatuan beberapa figur di Kabupaten Deiyai memberikan pelajaran untuk warga jika Pemilihan kepala daerah tidak bawa pemecahan dalam warga dan itu memperlihatkan kedewasaan dalam berpolitik. Meki mengucapkan syukur jika penerapan Pemilihan kepala daerah Deiyai berjalan damai dan aman, satu diantara Kabupaten di Papua tengah yang penerapan pilkadanya lancar. “Aku benar-benar mengucapkan syukur jika semua elemen di Deiyai menunjukkan kedewasaan dalam politik. Jika sekarang ini ada pasangan yang menuntut itu kami menghargai sebagai hak politik yang dipersiapkan negara. Dan itu lajurnya. Sekalian kami tetap menjaga di MK hingga suara yang diberi warga ke kami tetap terbangun secara baik,” ujarnya. Diketahui, hasil Pemilihan kepala daerah Deiyai 2024 dimenangi oleh pasangan nomor urut 4 Melkianus Mote-Ayub Pigome dengan perolehan support 28.057. Berurut berdasar pencapaian suara ialah Yan Ukago-Stefanus Mote 16.206, Petrus Badokapa-Yohanes Adii 12.462, Kornelis Pakage-Benediktus Pekei 13.384 dan posisi akhir Ateng Edowai-Demianus Agapa 9.850 suara.