KPU Diperhitungkan Acuhkan Hasil Noken, Hasil Pilbup Deiyai Digugat

Sesudah menarik Kasus Nomor 197/PHPU.BUP-XXIII/2025, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai Nomor Urut 3 Yan Ukago dan Stefanus Mote rupanya meneruskan permintaan Konflik Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deiyai (PHPU Bupati Deiyai) untuk Kasus Nomor 181/PHPU.BUP-XXIII/2025. Dalam permintaan ini, Pemohon mendalilkan ada pengabaian hasil pemilihan lewat mekanisme noken oleh KPU Kabupaten Deiyai sebagai Termohon.

Sidang Pemeriksaan Pendahuluan PHPU Bupati Deiyai ini diadakan pada Rabu (15/1/2025) pagi. Panel 3 yang dipegang oleh Hakim Konstitusi Arief Hidayat dengan ditemani Hakim Konstitusi Anwar Usman dan Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih mengecek kasus ini.

Pemohon lewat kuasa hukumnya Fatiatulo Lazira mengatakan berkeberatan berdasar hasil perhitungan suara yang diputuskan dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deiyai Nomor 39 Tahun 2024 mengenai Penentuan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai Tahun 2024 yang dipublikasikan pada 5 Desember 2024 jam 18.45 WIT. Mereka mendalilkan jika terjadi beragam pelanggaran dan manipulasi yang krusial hingga punya pengaruh pada pencapaian suara.

Pada sidang itu, Fatiatulo menjelaskan Kabupaten Deiyai melakukan pemilihan dengan mekanisme noken di semua area. “Ada lima area jumlah daerah sekitar 67 daerah, 164 TPS,” terangnya.

Pemohon mendalilkan pelanggaran-pelanggaran yang krusial memengaruhi pencapaian suara Pemohon itu karena KPU Kabupaten Deiyai (Termohon) meremehkan hasil Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Tahun 2024 dengan mekanisme noken yang sebagai kearifan lokal dianggap keberadaannya dalam mekanisme hukum Indonesia. “Kami temukan bukti di atas lapangan lewat operator atau petugas Termohon lakukan pengurangan suara Pemohon,” terangnya.

Selanjutnya, Pemohon mendalilkan terjadi ketidaksamaan perhitungan suara di antara Pemohon secara Termohon, karena pelanggaran-pelanggaran dan kecurangan-kecurangan yang sudah dilakukan oleh Termohon dan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Tahun 2024 Nomor Urut 4 Melkianus Mote dan Ayub Pigome.

“Termohon lakukan perubahan suara Calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai 2024 nomor urut 5 Kornelis Pakage dan Bendiktus Pekei. Ini kami telah sampaikan bukti tambahan, Yang Mulia, rupanya tidak cuma nomor urut 5 saja terjadi perubahan suara tapi juga nomor urut 3 dalam masalah ini Pemohon ke nomor urut 4 Melkianus Mote dan Ayub Pigome sebagai dapatkan suara paling banyak,” ungkapkan Fatiatulo dalam persidangan.

Pemohon mengutarakan saksi pasangan calon Melkianus Mote dan Ayub Pigome pun tidak tanda-tangani informasi acara sertifikat perhitungan hasil pencapaian suara pada tingkat Kabupaten. “Pemohon bertandang ke Bawaslu kantornya tertutup terus dan Panwas pun tidak memberikan laporan peristiwa itu. Kami memperoleh informasi dari beberapa saksi rupanya banyak TPS yang tidak bisa distribusi logistik,” jelas Fatiatulo.

Selanjutnya, Fatiatulo menjelaskan Pemohon mendapatkan support dari warga yang dituang berbentuk surat pengakuan support yang diberi tanda tangan kepala daerah. “Ada surat pengakuan dan telah kami menjadikan bukti. Dari 5 area ada empat area atau kecamatan telah memberikan surat itu,” ucapnya.

Dia juga menyebutkan, Pemohon semestinya mendapat suara sekitar 33.098 suara yang diakumulasi dari semua area yang terdapat. “Contoh di Area Kapiraya berdasar surat support Pemohon mendapat suara sekitar 5.100 suara. Tapi oleh Termohon diputuskan menjadi 0 suara. Selanjutnya di area Tigi Barat ada 22 daerah, enam daerah sudah membuat surat pengakuan,” jelasnya.

Karena itu, dalam petitumnya, Pemohon meminta supaya MK merestui Permintaan Pemohon untuk semuanya dan menggagalkan Keputusan Komisi Pemililhan Umum Kabupaten Deiyai Nomor 39 Tahun 2024 Mengenai Penentuan Hasil Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai Tahun 2024, tanggal 5 Desember 2024, yang dipublikasikan di hari Kamis tanggal 5 Desember 2024 jam 18.45 WIT. Pemohon minta Mahkamah memutuskan hasil pencapaian suara Pemilihan Bupati Kabupaten Deiyai yang betul pasangan calon Ateng Edowal dan Demianus Agapa sejumlah 9.444 suara, Petrus Badokapa dan Yohanes Adil sekitar 1.071 suara, Yan Ukago dan Stefanus Mote sejumlah 33.098 suara dan Melkianus Mote dan Ayub Pigome sejumlah 23.092 suara hingga keseluruhan suara resmi 78.959 suara. (*)

Diperhitungkan Gelapkan Uang Beberapa ratus Juta, Bendahara PT. Putra Dewa Paniai Disampaikan ke Polres Deiyai

Deiyai Papua tengah – Manajer PT. Putra Dewa Paniai, Herianto Galaran memberikan laporan Rani, wanita kelahiran Mandalle kota Toraja Sulawesi Selatan yang diperhitungkan menggelapkan uang punya PT. Putra Dewa Paniai ke faksi kepolisian.

Rani, sebagai Bendahara PT. Putra Dewa Paniai disampaikan ke Polres Deiyai Kabupaten Deiyai Propinsi Papua tengah pada Sabtu (24/05/25) dengan dakwaan sudah lakukan penggelapan dana punya perusahaan tempat ia bekerja sejumlah 354 juta.

Faksi perusahaan dalam laporannya memberikan laporan sangkaan ada tindak pidana yang ditata dalam Undang-Undang Nomor satu tahun 1946 KUHP seperti diartikan dalam Pasal 374 dan atau dan Pasal 3 jo Pasal 4 Undang-Undang No delapan tahun 2010 mengenai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Kami minta supaya kasus ini dilacak habis termasuk kemana sajakah saluran dana yang digelapkan oleh terlapor,” kata Herianto Galaran sebagai Projek Manajer PT. Putra Dewa Paniai

Dibebernya, kasus ini berawal saat faksi perusahaan lakukan audit intern pada 13 mei 2025, pada keuangan yang diatur terlapor sebagai bendahara.

Hasilnya, diketemukan ada pemakaian dana perusahaan yang tidak sesuai dengan peruntukan serta ada banyak aktivitas perusahaan dibikin laporan fiktif dan laporan pembukuan dua.

Atas peristiwa itu, perusahaan alami rugi beberapa ratus juta dan pada akhirnya membuat laporan ke mapolres Deiyai.

Berdasar bukti dan info dari Herianto, Bendahara perusahaan yang namanya Rani itu menggelapkan uang perusahaan sejumlah 545.000.000 dan telah dibalikkan sejumlah 191.000.000.

Di hari Senin tanggal 19 Mei 2025, faksi PT. Putra Dewa Paniai Bersama Rani yang telah mengaku perlakuannya Bersama bertandang ke Polres Deiyai untuk membikin surat pengakuan akan kembalikan tersisa uangnya sejumlah 354 juta di hari Jumat 23 Mei 2025, tetapi rupanya Rani justru kabur tinggalkan Deiyai.

KPU Sangkal Claim Ketidaksamaan Hasil dalam Pilbup Deiyai

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deiyai sebagai Termohon menentang claim berkaitan ketidaksamaan hasil dalam perhitungan suara dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Tahun 2024. Awalnya Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai Nomor Urut 3 Yan Ukago dan Stefanus Mote yang disebut Pemohon Kasus Nomor 181/PHPU.BUP-XXIII/2025 mendalilkan ada pengabaian dan ketidaksamaan hasil pemilihan lewat mekanisme noken oleh Termohon.

Eugen Ehrlich Arie sebagai kuasa hukum Termohon sampaikan hal itu pada sidang kelanjutan Kasus Konflik Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Tahun 2024 (PHPU Bupati Deiyai 2024) yang diadakan pada Kamis (30/1/2025) di Ruangan Sidang Panel 3. Pada sidang Panel 3 yang dipegang oleh Hakim Konstitusi Arief Hidayat, Termohon menentang dakwaan pasangan calon Yan Ukago dan Stefanus Mote (Pemohon) yang mengatakan ada ketidaksamaan dalam mekanisme pemilihan dan perhitungan suara. Pemohon awalnya mengeklaim jika proses perhitungan suara tidak sesuai Mekanisme Pemilihan Noken/Ikat yang sudah diputuskan, dan ada sangkaan pelanggaran berbentuk pengurangan suara dan perubahan suara calon dalam beberapa area.

“Dakwaan berkenaan ketidakberlakuannya mekanisme noken/ikat di Kabupaten Deiyai tidak betul. Termohon mengatakan jika pemilihan di Kabupaten Deiyai tahun 2024 sudah dilakukan sesuai mekanisme noken/ikat yang ditata dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 1774 Tahun 2024,” tutur Eugen.

Selanjutnya, Termohon memperjelas jika semua hasil perhitungan suara yang sudah dilakukan oleh Panitia Pemilihan Area (PPD) di beberapa area telah sesuai ketetapan yang berjalan, dan tidak diketemukan bukti pelanggaran yang bisa memengaruhi hasil pencapaian suara. Disamping itu, tidak ada laporan atau penemuan dari Bawaslu Kabupaten Deiyai berkaitan sangkaan pelanggaran atau manipulasi yang disodorkan oleh Pemohon. “Bukti T-10 Yang Mulia,” paparnya.

Faksi Termohon menerangkan jika surat persetujuan dari warga di sejumlah area yang jadi dasar oleh Pemohon tidak penuhi syarat administratif yang diputuskan dalam dasar tehnis KPU. Sebagai bukti, Termohon memperlihatkan document yang sudah diberikan ke KPU Kabupaten Deiyai sebagai hasil perhitungan yang resmi, yang sesuai proses perhitungan suara yang sudah diputuskan.

Walaupun Pemohon mengeklaim ada lenyapnya suara di beberapa area, termasuk Area Tigi Timur, Area Kapiraya, dan Area Bouwobado, Termohon menentang hal itu dengan memperlihatkan document sah yang mencatat pencapaian suara yang resmi. Termohon memperjelas jika tidak ada berkeberatan atau laporan dari faksi berkaitan yang mengatakan ada pelanggaran yang krusial pada hasil pemilihan itu.

Di kesempatan yang masih sama, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Nomor Urut 5 Kornelis Pakage dan Bendiktus Pekei sebagai Faksi Berkaitan dalam perselisihan hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai 2024 yang diwakilkan kuasanya William Sinaga mengutarakan berkeberatannya atas beragam alasan yang disodorkan oleh Pemohon. Dalam penjelasannya, Faksi Berkaitan memperjelas claim Pemohon berkenaan ada manipulasi pada proses pemilihan, Faksi Berkaitan menentang keras dakwaan itu. Faksi Berkaitan menerangkan jika tidak terdapat bukti yang memperkuat ada pelanggaran atau manipulasi yang sudah dilakukan sepanjang pemilu.

Disamping itu, Faksi Berkaitan menyikapi dakwaan Pemohon berkaitan dengan limitasi akses ke sejumlah daerah di Area Tigi Barat. Faksi Berkaitan memperjelas jika tidak ada larangan pada Pemohon untuk masuk kampung-kampung itu, dan dakwaan ada teror dengan senjata tajam pun tidak bisa dibuktikan. Faksi Berkaitan mengingati jika memang terjadi pelanggaran, hal itu semestinya disampaikan ke Bawaslu Kabupaten Deiyai.

“Pemohon sebelumnya tidak pernah memberikan laporan dakwaan manipulasi itu ke Tubuh Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Deiyai. Tetapi sebelumnya tidak pernah menyampaikannya,”tegasnya,

Dalam soal dakwaan Pemohon berkenaan support dari 6 daerah di Area Tigi Barat, Faksi Berkaitan menentang claim itu. Mereka memperlihatkan perbedaan di antara jumlah suara yang di-claim oleh Pemohon dan hasil perhitungan yang terdaftar. Faksi Berkaitan minta supaya MK menampik alasan Pemohon yang tidak mempunyai bukti yang terang dan resmi.

“Untuk permintaan Pemohon berkaitan surat support di Kapiraya, kami telah ajukan bukti PT-17 dan PT-18 berbentuk video. Pada dasarnya video menerangkan kepala suku Kapiraya membacakan surat support kepala-kepala daerah dan memberi suara sejumlah 5.149 suara ke paslon nomor 2 . Maka tidak betul suara itu diberian ke paslon nomor 3,” tegas William.

Dengan begitu, Faksi Berkaitan meminta supaya MK menampik semua alasan yang disodorkan oleh Pemohon dan memperjelas keaslian hasil perhitungan suara yang sudah diputuskan oleh KPU Kabupaten Deiyai.

Dan Bawaslu dalam info yang dikatakan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Deiyai, Desepina Tatogo menjelaskan di Area Kapiraya ada berkeberatan saat paripurna karena pada persetujuan pertama diberi untuk paslon nomor 2 yakni sejumlah 5.189 suara dengan tingkat area.
“Persetujuan ke-2 berbeda kembali di area Kapiraya 40 suara keluar dibagi ke pasangan nomor urut 1. Persetujuan ke-3 berbeda kembali yakni warga berpadu lagi dan kembali nmenyampaikan ke PPD menampung suara balik lagi ke paslon nomor urut 2 Petrus Badokapa dan Yohanes Adii,” bebernya.

Disamping itu, pada Area Bouwobado, warga telah membagi ke 5 lima pasangan calon tidak ada surat persetujuan warga atau pengakuan dari kepala suku hingga proses pengambilan dan perhitungan jalan secara lancar.

Awalnya, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai Nomor Urut 3 Yan Ukago dan Stefanus Mote adalah Pemohonn Nomor 181/PHPU.BUP-XXIII/2025. Dalam permintaan ini, Pemohon mendalilkan ada pengabaian hasil pemilihan lewat mekanisme noken oleh KPU Kabupaten Deiyai sebagai Termohon.

Pemohon mendalilkan pelanggaran-pelanggaran yang krusial memengaruhi pencapaian suara Pemohon itu karena KPU Kabupaten Deiyai (Termohon) meremehkan hasil Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Tahun 2024 dengan mekanisme noken yang sebagai kearifan lokal dianggap keberadaannya dalam mekanisme hukum Indonesia.

Karena itu, dalam petitumnya, Pemohon meminta supaya MK merestui Permintaan Pemohon untuk semuanya dan menggagalkan Keputusan Komisi Pemililhan Umum Kabupaten Deiyai Nomor 39 Tahun 2024 Mengenai Penentuan Hasil Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai Tahun 2024, tanggal 5 Desember 2024, yang dipublikasikan di hari Kamis tanggal 5 Desember 2024 jam 18.45 WIT. Pemohon minta Mahkamah memutuskan hasil pencapaian suara Pemilihan Bupati Kabupaten Deiyai yang betul pasangan calon Ateng Edowal dan Demianus Agapa sejumlah 9.444 suara, Petrus Badokapa dan Yohanes Adil sekitar 1.071 suara, Yan Ukago dan Stefanus Mote sejumlah 33.098 suara dan Melkianus Mote dan Ayub Pigome sejumlah 23.092 suara hingga keseluruhan suara resmi 78.959 suara. (*)

Tempat FKUB Deiyai Tercipta

Tempat Komunitas Kerukunan Umat Berbagai ragama (FKUB) Kabupaten Deiyai tercipta. Pengurus FKUB Kabupaten Deiyai saat bakti 2025 – 2030, dipimpin Oktopianus Pekey, dengan cara resmi dikukuhkan Bupati Deiyai, Melkianus Mote, berada di satu diantara aula di Waghete, Deiyai, Propinsi Papua tengah.

Pada aktivitas pengukuhan pengurus FKUB yang dilakukan 26 Juni 2025 itu, didatangi Kapolres Deiyai, barisan Forkompinda dan undangan yang lain.

Pengurus FKUB yang dikukuhkan berdasar SK. Pengukuhan bernomor: 31 tahun 2025 dan pelantikannya diikuti penandatanganan dokumen pengukuhan dan informasi acara pengukuhan.

Dalam peluang itu, lewat instruksinya Bupati Deiyai, Melkianus Mote, sampaikan kedatangan tempat bernama FKUB ini sebuah organisasi keagamaan tingkat kabupaten di Deiyai. Instansi keagamaan ini adalah partner pemerintahan, seperti lembaga-lembaga yang lain partner pemerintahan.

“Dalam kemitraaan ini selalu terjaga koordinir, kerja sama yang serasi di antara FKUB dengan pemerintahan bahkan juga dengan faksi instansi berkaitan yang lain yang terdapat supaya terus menjaga keserasian, kenyamanan dan menghidupkan semangat toleran antara umat berbagai ragama di wilayah Deiyai yang kita sayangi,” terang Melkianus.

Karena itu, Bupati Deiyai menginginkan, ke beberapa pengurus FKUB yang dikukuhkan, terus terjaga partisipatif dan bisa bergandengan tangan bersama pemerintahan dalam rencana terus terbangun toleran antara sesama umat berbagai ragama di Deiyai.

Dalam pada itu, Ketua FKUB Kabupaten Deiyai, Oktopianus Pekey menjelaskan, beberapa pengurus agama di Deiyai mulai ini hari sudah dipersatukan lewat sebuah tempat FKUB. Hingga kedatangan tempat FKUB ini, menjadi tempat yang memiliki peranan dalam menghidupkan motivasi kerja dalam menjaga toleran antara sesama umat berbagai ragama yang sanggup melahirkan semangat menjaga kenyamanan, keserasian dan yang lain dalam aturan kehidupan bermasyarakat atau di kehidupan umat berbagai ragama di wilayah Deiyai ini.

Oleh karenanya, kata Okto Pekey, pekerjaan yang diberi dipundaknya pekerjaan yang berat, karena itu di dalam jalankan roda organisasi atau dalam melakukan pekerjaan dan fungainya, diperlukan support dan keterlibatan, kerja sama dari seluruh pihak berkaitan dan semua elemen Warga, bahkan juga faksi pengurus masing-masing keagamaan, bahkan juga pemda lewat lembaga berkaitan.

“Silahkan kita bangun menjadi aktor-pelaku kenyamanan dan keserasian, di kehidupan bermasyarakat di Deiyai,”

Danau Tigi Melimpah, Kebun dan Jalan Raya di Deiyai Tergenang

Semenjak tiga minggu kemarin beberapa batas jalan raya di Area Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Papua, tergenang air karena limpahan Danau Tigi.

Bukan hanya jalan, kebun-kebun punya masyarakat di tempat tidak lepas dari limpahan air.

Donatus Ukago, figur warga di Area Tigi Barat, menerangkan melimpahnya air danau ini karena hujan deras berkelanjutan semenjak bulan Mei 2025 kemarin.

“Tiap hari selalu hujan terus semenjak tiga bulan kemarin, menjadi air danau ini naik sampai kebun-kebun tergenang. Termasuk sejumlah rumah , cuma belum pastikan banyaknya dan berapakah rugi dari sejak awalnya,” terangnya ke suarapapua.com, Rabu (26/8) sore.

Banyak daerah di area Tigi Barat yang tergenang diantaranya Gakokebo, Widimei, Puduu, Dedoutei, Aiyatei, Yipai, Diyai, Kogemani, Meiyepa dan Oneibo. di area Tigi, khususnya Daerah Okomokebo, Ikiyauwo,0Kopakagopa, Wakeitei, Atouda, Bomou dan Wakeitei.

“Targetnya sebagian besar perkampungan yang terdapat di tepi danau Tigi,” kata Ukago
Tanaman di kebun rusak. Keduk petatas juga membusuk karena terserang air,”imbuhnya

Pembunuhan Tukang Ojek di Deiyai, Sepeda Motor Korban Diculik Aktor

Kejadian pembunuhan terjadi pada orang tukang ojek di Daerah Damabagata, Area Tigi Timur, Kabupaten Deiyai, Papua tengah, pada Rabu sore, 27 Juli 2022.

Korban diketahui Namanya La Saharuddin (40). Diperhitungkan aktor sejumlah 2 orang dan sekarang ini dalam pemburuan kepolisian di tempat. Selesai lakukan laganya aktor bawa lari sepeda motor punya korban.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan kasus itu diatasi Polres Deiyai
Dijelaskan Kamal, pembunuhan tukang ojek terjadi di sekitar jembatan Dama, kira-kira jam 15.00 WIT.

Bermula saat korban bawa penumpang ke Daerah Damabagata, Area Tigi Timur. Waktu di jembatan Dama, korban dihadang oleh 2 orang tidak dikenali (OTK).

Setalah sukses mencegat korban, tanpa banyak basa basi aktor langsung membacok sisi leher korban memakai alat tajam dan mengakibatkan korban wafat di tempat.

“Motor korban dibawa kabur oleh aktor,” kata Kamal dalam penjelasannya, Kamis (28/7/2022).

Personil kombinasi yang memperoleh informasi peristiwa pembunuhan, langsung ke arah tempat peristiwa kasus (TKP) dan lakukan olah TKP.

“Di sekitar TKP personil temukan sarung pisau yang memiliki jarak sekitaran 5 mtr. dari posisi korban,” ungkapkan Kombes Kamal.

Sesudah oleh TKP, mayat korban lantas diselamatkan ke Rumah Sakit Madi, Kabupaten Paniai. Sekarang ini mayat tetap dimakamkan di ruangan mayat RS Madi Paniai.

“Diperkirakan mayat korban akan dibawa ke Kabupaten Nabire untuk disemayamkan oleh keluarganya,” tandas Kamal.

3 Orang Jadi Terdakwa Kasus Pembakaran 50 Gerai di Deiyai Papua

Polisi memutuskan 3 terdakwa kasus pembakaran 50 gerai di Pasar Waghete, Kabupaten Deiyai, Papua tengah. Polisi terus mempelajari kasus pembakaran ini.
“Hasil penyidikan ada tiga (terdakwa) yang kita teruskan ke Kejaksaan atau ke pengadilan,” ungkapkan Kapolres Deiyai Kompol Made Suartika seperti dikutip detikSulsel, Kamis (15/12/2022).

Polisi awalnya amankan 11 orang berkaitan pembakaran 50 gerai ini. Made menjelaskan delapan orang yang lain tidak bisa dibuktikan terturut pembakaran.
“Bekasnya kita teruskan proses hukumnya,” kata Kompol Made.
Made menjelaskan faksinya sekarang ini memberi pemahaman ke keluarga beberapa terdakwa. Polisi mengikutsertakan figur tradisi dalam pengusutan kasus ini.
“Tempo hari kita pertemukan faksi keluarga. Karena sulit sekali di sini sampaikan ke warga. Belum memahami proses hukum bagaimana,” ucapnya.

Gempa M 4,2 Guncang Deiyai Papua

Gempa bertenaga magnitudo (M) 4,2 terjadi di Kabupaten Deiyai Papua. Gempa ada pada kedalaman 10 Km.
Informasi gempa dikatakan oleh BMKG lewat akun twitter resminya, Minggu (26/3/2023). Gempa disebutkan terjadi pada jam 01.58 WIB.

“68 km Tenggara Deiyai- Papua,” tulis BMKG.
Lokasi gempa ada pada 4,23 Lintang Selatan dan 137,04 Bujur Timur.

Tidak ada informasi selanjutnya berkaitan ada atau tidaknya kerusakan atau korban karena gempa. BMKG sampaikan informasi yang dikatakan memprioritaskan kecepatan hingga data bisa berbeda.

“Informasi ini memprioritaskan kecepatan, hingga hasil pemrosesan data belum konstan dan dapat berbeda bersamaan kelengkapan data,” katanya.

Pedagang di Deiyai Papua Wafat Ditembak, Siapa Artisnya Menurut Analisis Polisi?

Seorang pedagang di Kabupaten Deiyai, Papua namanya Enal (32) meninggal ditembak saat sedang main bulu tangkis, Minggu (26/6/2022) malam. Ia tersuruk sesudah terserang shooting di bagian punggungnya. Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal menjelaskan kejadian itu terjadi di GOR Aula DPR Deiyai, Minggu sekitaran jam 21.34 WIT. Saksi menyaksikan 3 orang masuk ke dalam salam GOR dan lakukan shooting. “Korban yang waktu itu sedang main bulu tangkis bersama sejumlah rekanan lainnya di GOR Aula DPR kabupaten Deiyai, selanjutnya kedengar ada bunyi shooting dari luar GOR persisnya pada pintu masuk aula yang sudah dilakukan 3 orang,” kata Kamal.

Sebelumnya sempat dibawa ke RS Enal yang disebut masyarakat Area Waghete, Kabupaten Deiyai itu rupanya ketembak pada bagian punggung. Korban dibawa ke RSUD Paniai tetapi nyawanya tidak dapat ditolong. “Personil Polres Deiyai bersama Ops Damai Cartenz tetap lakukan patroli di sekitar TKP buat pastikan keadaan masih tetap aman aman,” papar Kamal

Dua barisan besar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakiri menjelaskan tetap menyelidik aktor dibalik penembakan ini. Tetapi Fakiri menyangka

5 Terror KKB di Papua Sepanjang Juni 2022, Tembaki Pesawat, Serang Tukang Ojek sampai Pos TNI

Sepanjang Juni 2022, barisan kriminil membawa senjata (KKB) seringkali menyebar terror di Papua. Di awal Juni 2022, KKB tembak pesawat di Bandar Udara Kenyam, Kabupaten Nduga. Tidak itu saja, KKB serang seorag tukang ojek di Area Ilaga, Kabupaten Pucuk. KKB diperhitungkan kuat ada dibalik meninggalnya Bripda Dieogo Rumaropen di Distik Napua, Kabupaten Jayawajaya. Simak juga: Prajurit TNI yang Luruh Ditembak KKB Akan Disemayamkan di Kediri, Cerita Bunga Berjejer di Rumah Duka Dan berikut 5 rangkaian terror KKB di Papua sepanjang Juni 2022

  1. Tembaki pesawat di Kabupaten Nduga, Papua Pada Selasa (7/6/2022), KKB pimpinan Egianus Kogoya tembak pesawat punya maskapal Sam Aor saat landing di Lapangan terbang Kenyam, Kabupaten Nduga
    Karena kejadian itu, bak dan ban depan pesawat rusak. Saat peristiwa, pesawat itu landing di Lapangan terbang Kenyam pada jam 10.50 WIT. Tetapi saat petugas buka pintu bagasi dan ke-2 pilot tetap di pesawat, mereka segera dotembaki. Ada 15 shooting yang dikeluarkan KKB dna berkenaan ban depan, bak bahan bakar dan dua titik di tubuh pesawat. Pilot Fachri dan kopilot Reza selamat sesudah melonjak dan masuk ke dalam gorong-gorong disekitaran lokasi. Kemudian, dua crew itu langsung diselamatkan dari Nduha ke arah Jayapura memakai pesawat Twin Otter punya SAM Air.
  2. Serang tukang ojek di Kabupaten Pucuk

ada Kamis (9/6/2022), KKB berulah lagi dengan serang seorang tukang ojek beranam Adil di Daerah Kinogolome, Area Ilaga, Kabupaten Pucuk, Papua. Akibanya, korban sekarang pada kondisi krisis karena cedera bacokan di sejumlah sisi, termasuk kepala. Sesudah jalani perawatan di Puskesmas Ilaga, korban wafat. Polres Pucuk m

  1. Serang Bripda Dieogo di Jayawijaya

Pada Sabtu (18/6/2022), anggo Brimob Bripda Diego Rumaropen luruh sesudah terserang KKB di Area Napua, Kabupaten Jayawijaya
Disamping itu, dua puncak senjata api yang digenggam korban juga lenyap dan diperhitungkan sudah diambil beberapa aktor. Kemungkinan beberapa aktor bawa senjata itu ke Nduga. Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakiri mengutarakan, KKB Nduga yang dipegang oleh Egianus Kogoya diperhitungkan sebagai dalang kasus meninggalnya Bripda Diego. Sesudah dimakamkan sepanjang 2 hari di dalam rumah duka, mayat Bripda Diego disemayamkan di Taman Pusara Pahlawan (TMP) Wamena pada Senin (20/6/2022).

  1. Tembak pedagang saaat bermain badminton Pada Miggu (26/6/2022) malam, seorang pedagang namanya Enal (32) meninggal ditembak oleh KKB di Kabupaten Deiyai, Papua

Waktu itu korban sedang main badminton di GOR DPRD Deiyai. Mendadak tiba 3 orang dari KKB berdiri pada pintu masuk GOR dan melepas shooting. Menurut beberapa saksi, beberapa aktor bawa satu puncak senjata api laras panjang. Personil kepolisian yang tiba sesudah peristiwa, selanjutnya bawa korban ke RSUD Paniai. Tetapi nyawa Enal tidak dapat ditolong

  1. Serang pos TNI di Pegunungan Bintang Prada Beryl Kholif Al Rohman (24) luruh karena cedera tembak pada bagian paha. Dia ketembak saat KKB serang pos Unit Pekerjaan Kodim Yonif PR 431/Satria Setia Gagah di Area Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Rabu (29/6/2022) sore. Komandan Instruksi Resor Militer (Danrem) 172/PWY Brigjen J.O. Sembiring menyangka, KKB yang lakukan serangan pos TNI itu adalah barisan Lamek Alepki Taplo. Sampai Kamis (30/6/2022), mayat Prada Beryl tetap ada di Area Kiwirok dan belum sempat dievakusi ke Jayapura karena keadaan cuaca yang tidak baik. Gagasannya, korban akan diterbangkan ke daerah halamannya di Kediri, Jawa Timur.