Tempat FKUB Deiyai Tercipta

Tempat Komunitas Kerukunan Umat Berbagai ragama (FKUB) Kabupaten Deiyai tercipta. Pengurus FKUB Kabupaten Deiyai saat bakti 2025 – 2030, dipimpin Oktopianus Pekey, dengan cara resmi dikukuhkan Bupati Deiyai, Melkianus Mote, berada di satu diantara aula di Waghete, Deiyai, Propinsi Papua tengah.

Pada aktivitas pengukuhan pengurus FKUB yang dilakukan 26 Juni 2025 itu, didatangi Kapolres Deiyai, barisan Forkompinda dan undangan yang lain.

Pengurus FKUB yang dikukuhkan berdasar SK. Pengukuhan bernomor: 31 tahun 2025 dan pelantikannya diikuti penandatanganan dokumen pengukuhan dan informasi acara pengukuhan.

Dalam peluang itu, lewat instruksinya Bupati Deiyai, Melkianus Mote, sampaikan kedatangan tempat bernama FKUB ini sebuah organisasi keagamaan tingkat kabupaten di Deiyai. Instansi keagamaan ini adalah partner pemerintahan, seperti lembaga-lembaga yang lain partner pemerintahan.

“Dalam kemitraaan ini selalu terjaga koordinir, kerja sama yang serasi di antara FKUB dengan pemerintahan bahkan juga dengan faksi instansi berkaitan yang lain yang terdapat supaya terus menjaga keserasian, kenyamanan dan menghidupkan semangat toleran antara umat berbagai ragama di wilayah Deiyai yang kita sayangi,” terang Melkianus.

Karena itu, Bupati Deiyai menginginkan, ke beberapa pengurus FKUB yang dikukuhkan, terus terjaga partisipatif dan bisa bergandengan tangan bersama pemerintahan dalam rencana terus terbangun toleran antara sesama umat berbagai ragama di Deiyai.

Dalam pada itu, Ketua FKUB Kabupaten Deiyai, Oktopianus Pekey menjelaskan, beberapa pengurus agama di Deiyai mulai ini hari sudah dipersatukan lewat sebuah tempat FKUB. Hingga kedatangan tempat FKUB ini, menjadi tempat yang memiliki peranan dalam menghidupkan motivasi kerja dalam menjaga toleran antara sesama umat berbagai ragama yang sanggup melahirkan semangat menjaga kenyamanan, keserasian dan yang lain dalam aturan kehidupan bermasyarakat atau di kehidupan umat berbagai ragama di wilayah Deiyai ini.

Oleh karenanya, kata Okto Pekey, pekerjaan yang diberi dipundaknya pekerjaan yang berat, karena itu di dalam jalankan roda organisasi atau dalam melakukan pekerjaan dan fungainya, diperlukan support dan keterlibatan, kerja sama dari seluruh pihak berkaitan dan semua elemen Warga, bahkan juga faksi pengurus masing-masing keagamaan, bahkan juga pemda lewat lembaga berkaitan.

“Silahkan kita bangun menjadi aktor-pelaku kenyamanan dan keserasian, di kehidupan bermasyarakat di Deiyai,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *